Kawan Gloria, salah satu kesiap-siagaan dalam menghadapi bencana, jika sewaktu-waktu terjadi bencana, adalah pengurangan resiko bencana. Salah satunya adanya jalur evakuasi. Namun, jalur evakuasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah, nampaknya tidak layak karena kondisinya sudah rusak. Menurut relawan Paguyuban siaga semeru, Gatot Gianto, kebanyakan jalan poros desa, yang menjadi jalur evakuasi, saat ini kondisinya rusak parah. Hal itu disebabkan karena kawasan pegunungan seperti Gucialit, sering terjadi hujan, sehingga mengakibatkan pengikisan pada jalan asapal.
Meskipun sudah ada bantuan dari pemerintah, karena terlalu banykany jalan yang rusak, sehingga perbaikan tidak maksimal. Jika sewaktu-waktu terjadi bencana, malah terjadi bencana yang lain.
Sementara itu, Kabid kesiap-siagaan bencana, Hendro Wahyono, juga membenarkan jalur evakuasi yang kurang layak. Sebagai mantan bidang teknis di dinas PU, dirinya bisa membayangkan jika seandainya terjadi bencana, dan jalur tersebut digunakan untuk jalur evakukasi.
Jalur yang sempit, ditengah kepanikan warga, maka akan menylitkan evakuasi warga yang tertimpa bencana. Kondisi jalur tersebut, tersebar diwilayah kaki gunung semeru, wilayah yang rwan dengan bencana banjir dan erupsi gunung semeru.







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar