Kawan
Gloria, advokasi kelembagaan bencana- AKB NU Lumajang, kembali menfasilitasi
terbentuknya forum Multi Stikeholder Kebencanaan Kabupaten Lumajang. Seteleh
sepakat membentuk sebuah forum, kali ini para relawan dan LSM yang pedli dengan
bencana, meakukan rapat lanjutan guna menentukan arah, dan paran apa yang bisa
di ambil oleh forum tersebut.
Menurut
ketua AKB NU Lumajang, Drs. Fathur Rohim M.Si, dalam lambing kebencanaan ada
segitiga, yang menyimbolkan sinergitas pemerintah/ dunia usaha, dan
masyrarakat. AKB NU salah satu elemn yang amsuk dalam Masyarakat, mecoba
menfasilitasi para relawan dan lembaga yang peduli dengan bencana, untuk duduk
bersama, dan membuat sebuah forum, yang bisa mengawal setiap kebijakan
pemerintah, dalam menetukan langkah, baiak pra, saat, atupun pasca bencana.
selama
ini AKB NU Lumajang, sudah berhasil mengawal terbentuknya perda kebencanaan,
dan sekarang masih dalam proses evaluasi Gubernur. Jika perda itu turun, maka
lembaga kebencanaan di luar pemerintah/ bisa memiliki payung hukum yang jelas,
dalam setiap bentuk kinerjanya.(………….insert………..)
Target
yang ingin dicapai dari farum tersebut, adalah langkah yang bisa dimabil oleh
para relawan, baik seblum. saat dan sesudah bencana, sesuia dengan aturan yang
berlaku. Denagan demikin ukuran dalam penagggulnagn bencana bisa menjadi
jelas. Perda kebencanaan juga harus diterjemahkan dalam bentuk yang konkrit.






Artikel
0 komentar:
Posting Komentar