masyrkat, baik oleh
pemerintah, maupun organisasi kemasyrkatan. Salahsatunya dilakukan oleh
Lakpesdam PW NU, yang berekjasama dengan pemerintah, dalam pendampingan program
PNPM peduli.
Menurut Rudi Hartono,
program PNPM Peduli merupakan program untuk melakukan upaya peningkatan
kesejahteraan masyarakat, yang dieberikan kepada kelompok perempuan desa
Randuagung, kecmatan Randuagung. Saat ini, PNPM peduli sedang melakukan
pembinaan bagi para ibu-ibu, untuk melakukan pengolahan buah, menjadi bernagai
aneka makanan, seperti kripik. Hal itu diambil, karena melihat potensi daerah
Lumajang, yang kaya dengan berbagai macam buah, seperti nangka, salak, rambutan
dan yang lainnya.
Sebelumnya, PNPM
mandiri, juga telah melakukan pelatihan kepada kelompok yang lain, untuk
pembuatan sandal. Saat ini, usaha rumahan tersebut sudah berjalan, dan mulai
banyak mendaptkan pesanan.
Sementara itu, Siti
Aminah salah seorang peserta kelompok, menyampikan berbagai macam kendala untuk
melakukan pengolahan buah menjadi kripik. Karena memang masih pertama, sehingga
saat membuat masih banyak yang gagal. Disamping itu, persolan klasik juga
menimpa kelompok tersebut, yakni sulitnya mencari pasar, terhadap produk yang
dihasilkan. Tak hanya itu, persoalan modal juga menjadi kendala tersendiri,
bagi perkembangan kelompok usaha masyarakat. Ia berharap kepada pemrintah,
untuk urun rembuk mecari solusi persolan itu. Warga yang bergabaung dalam
binaan PNPM Peduli, dibwah PW Lakpesdam NU, berharap kegiatan usaha yang
dilakukan, bisa mengangkat taraf hidup keluaganya.






Artikel
0 komentar:
Posting Komentar