Sabtu, 16 Februari 2013

LAKPESDAM NU KAWAL PROGRAM PNPM PEDULI



Kawan Gloria, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatan taraf perekonomian
masyrkat, baik oleh pemerintah, maupun organisasi kemasyrkatan. Salahsatunya dilakukan oleh Lakpesdam PW NU, yang berekjasama dengan pemerintah, dalam pendampingan program PNPM peduli.


Menurut Rudi Hartono, program PNPM Peduli merupakan program untuk melakukan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang dieberikan kepada kelompok perempuan desa Randuagung, kecmatan Randuagung. Saat ini, PNPM peduli sedang melakukan pembinaan bagi para ibu-ibu, untuk melakukan pengolahan buah, menjadi bernagai aneka makanan, seperti kripik. Hal itu diambil, karena melihat potensi daerah Lumajang, yang kaya dengan berbagai macam buah, seperti nangka, salak, rambutan dan yang lainnya.
Sebelumnya, PNPM mandiri, juga telah melakukan pelatihan kepada kelompok yang lain, untuk pembuatan sandal. Saat ini, usaha rumahan tersebut sudah berjalan, dan mulai banyak mendaptkan pesanan.
Sementara itu, Siti Aminah salah seorang peserta kelompok, menyampikan berbagai macam kendala untuk melakukan pengolahan buah menjadi kripik. Karena memang masih pertama, sehingga saat membuat masih banyak yang gagal. Disamping itu, persolan klasik juga menimpa kelompok tersebut, yakni sulitnya mencari pasar, terhadap produk yang dihasilkan. Tak hanya itu, persoalan modal juga menjadi kendala tersendiri, bagi perkembangan kelompok usaha masyarakat. Ia berharap kepada pemrintah, untuk urun rembuk mecari solusi persolan itu. Warga yang bergabaung dalam binaan PNPM Peduli, dibwah PW Lakpesdam NU, berharap kegiatan usaha yang dilakukan, bisa mengangkat taraf hidup keluaganya.

Ditulis Oleh : Unknown

Artikel LAKPESDAM NU KAWAL PROGRAM PNPM PEDULI ini ditulis oleh Unknown pada hari Sabtu, 16 Februari 2013. Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang LAKPESDAM NU KAWAL PROGRAM PNPM PEDULI dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

:: Get this widget ! ::

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More