Kawan Gloria, makin menurunnya generasi muda terhadap
kecintaan peninggalan-peningglan sejarah membuat dinas pariwisata dan
kebudayaan provinsi jawa timur, menggelar pameran koleksi musium empu tantular.
Pameran dihelat di gedung guru jalan veteran, mulai tanggal 11 sampai 13
februari 2013. Kabag Humas pemkab, Edy Khusaini mengatakan, pengenalan sejarah
sangat penting, sebagai fondasi bangsa.
Ia menambahkan, pengenalan sejarah juga harus dibuktikan dengan bentuk fisik, berupa peninggalan-peninggalan benda bersejarah. Pemahaman sejarah akan bisa semakain bagus, jika dibuktikan dengan bukti fisik. Belajar sejarah dengan secara langsung, memudahkan orang untuk bisa segara faham, seperti langsung datang ke museum.
Ia menambahkan, pengenalan sejarah juga harus dibuktikan dengan bentuk fisik, berupa peninggalan-peninggalan benda bersejarah. Pemahaman sejarah akan bisa semakain bagus, jika dibuktikan dengan bukti fisik. Belajar sejarah dengan secara langsung, memudahkan orang untuk bisa segara faham, seperti langsung datang ke museum.
Ia juga sangat mendukung kegiatan yang diselenggarakan oleh
Dinas pariwisata dan kebudayaan provinsi jawa timur. Sementara itu, pemerintah
Lumajang saat ini juga sedang konsen untuk membuat perda dan pembuatan musium
Lumajang.
Sementara itu, kepala Kantor pariwisata seni dan budaya,
gawat Sudarmanto, menyampaikan terima kasihnya, dan sangat mendukung kegitan
tersebut. Sebab, diakui atau tidak, Lumajang merupakan salah satu wilayah yang
memiliki sejarah dan peradapan yang lama. Kedepannya, pemerintah akan fokus
pada pembuatan perda dan museum.
REPORTER : RINI/WAHYU







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar