Menurut penugrus pusat di koalisi nasional
penyelamatan kretek, panel barus, aksi tersebut merupakan gabungan dari
sejumlah elemen. yakni dari APCI, RTMM, komunitas kretek, dan beberap eleman
yang lainnya. para pendemo meminta, agar Bupati Lumajang mendukung, agar
pemerintah mencabut Peraturan pemerintah nomor 109 tentang zat adiktif tahun
2012, tentang pengamanan bahan yg mengandung zat adiktif produk tembakau
bgi kesehatan.
Ia menambhkan, jika peraturan tersebut tetap diterapkan, akan
berapa banyak orang yang akan menderita. Di Lumajang saja, ada sekitar 7 ribu
kepala keluarga, yang menggantungkan hidupnya pada tembakau. jika satu KK ada
tiga orang, sudah bisa dibayangkan berapa orang yang akan menderita.
Tim liputan Gloria melaporkan, jajaran polisi dibantu dari
unsure samping, melakukan pengaman ketat jalnnya kasi tersebut. Setelah
melakukan orasi Selma lima menit di pemkab, bupati Lumajang menemui para
pendemo. Bahkan bupati naik ditas son sistem, dan menyatkan dukungannya, untuk
menolat peraturan pemerintah, yang dianggap para petani tersebut, merugikan
para petani tembakau.(Yd/red)






Artikel
0 komentar:
Posting Komentar