Jumat, 29 Maret 2013

Sandi Morse Tuhan

     
Kawan Gloria, sewaktu jaman telegraph sedang berjaya, ada seorang anak muda yang begitu mencintai sandi-sandi morse & bermimpi dapat bekerja di perusahaan pengiriman pesan kilat tersebut.
Hingga suatu hari kesempatan itu datang, perusahaan telegraph mengumumkan adanya sebuah lowongan. Dengan bersemangat anak muda tersebut datang ke perusahaan itu untuk melamar. Ketika memasuki perusahaan telegraph itu, ia ter kagum-kagum melihat sekeliling bagaimana para pekerja sibuk & terdengar ramai suara-suara sandi morse.

Namun ternyata peminat atas pekerjaan itu tidak-lah sedikit.
Banyak orang telah duduk menunggu tuk melakukan wawancara.
Oleh repsesionis dia diminta mengisi formulir sambil duduk menanti bersama para pelamar lainnya. Namun ketika ia telah selesai mengisi formulir, tiba-tiba anak muda itu berdiri & segera masuk ruang wawancara tanpa menunggu dipanggil.
Hal itu tentu saja membuat para pelamar lainnya ber tanya-tanya.
Apa lagi beberapa saat kemudian diumumkan bahwa pemuda itu mendapatkan pekerjaan tersebut. Mereka pun protes dengan keputusan itu.
Akhirnya pihak manajemen memberi penjelasan. Terkadang, kita seperti para pelamar itu.
Kita sibuk dgn permintaan kita, sehingga kita tidak tahu bahwa Tuhan sedang berbicara dengan kita. Akhirnya, berkat yang harusnya kita terima terlewatkan, hanya karena kita tidak peka dengan Sandi Morse Tuhan. Untuk itu mari kita belajar seperti anak muda yg mencintai sandi morse itu. Ketika kita datang kepada Tuhan, kita bukan hanya sibuk dengan permintaan dan pikiran kita sendiri, namun juga mengarahkan telinga rohani kita kepada suara dan Sandi MorseNya. Dan ini sangat klop dengan pesan Tuhan 14 Abad silam “Sesungguhnya dibalik setiap kesulitan itu terdapat  kemudahan”. Jadi dalam situasi sesulit apapun kalau kita memang jeli, pasti ada ada hikmah yang bisa kita ambil.
Semoga kita bisa memanfaatkan setiap kesempatan terbaik dalam hidup ini.


Ditulis Oleh : Unknown

Artikel Sandi Morse Tuhan ini ditulis oleh Unknown pada hari Jumat, 29 Maret 2013. Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang Sandi Morse Tuhan dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

:: Get this widget ! ::

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More