Kawan Gloria, konflik
PKB Lumajang yang masih terjadi, membuat DPP PKB harus turun tangan.
Berdsarkan SK pertanggal 5 april, DPP PKB menugaskan Syaiful bahri Ansori,
Nuryasian dan Toriqul Haq, untuk mengambil alih segara kewenangan DPC PKB, dalam
hal perekrutan dan penetapan calon legislatifnya.
Menurut Syaiful Bahri, melihat kondisi politik lumajang maka perlu kiranya DPP PKB turun ke Lumajang. Sebab, dalam kepentingan untuk pileg 2014 PKB punya kepentingan sendiri. Oleh sebab itu, kelompok-kelompok PKB yang ada di Lumajang perlu disatukan. Baik kelompok PAC, DPC maupun NU. Target untuk mendapat 100 kursi untuk pusat, maka harus dimulai dengan kesiapan infrastruktur dibawah.
Dengan SK yang dterbitkan DPP PKB, maka seluruh kewengan terkait dengan pencaleg-an di ambil alih DPP PKB. Untuk itu, telah mentukan target hingga 14 april untuk meyelsaikan pancalegan di lumajang.
Meski demikian keberadaan ketua DPC PKB Lumajang, tetap diakui secara sayah oleh DPP PKB. Setelah seluruh calon terkumpul, teknis lebih lanjut akan dibicarakan kembali. Sejak diterbitkannya SK DPP PKB, Syaiful Bahri Bahri telah melakukan komunikasi dengan seluruh kelompok-kelompok yang ada di Lumajang. (Red/More)
Menurut Syaiful Bahri, melihat kondisi politik lumajang maka perlu kiranya DPP PKB turun ke Lumajang. Sebab, dalam kepentingan untuk pileg 2014 PKB punya kepentingan sendiri. Oleh sebab itu, kelompok-kelompok PKB yang ada di Lumajang perlu disatukan. Baik kelompok PAC, DPC maupun NU. Target untuk mendapat 100 kursi untuk pusat, maka harus dimulai dengan kesiapan infrastruktur dibawah.
Dengan SK yang dterbitkan DPP PKB, maka seluruh kewengan terkait dengan pencaleg-an di ambil alih DPP PKB. Untuk itu, telah mentukan target hingga 14 april untuk meyelsaikan pancalegan di lumajang.
Meski demikian keberadaan ketua DPC PKB Lumajang, tetap diakui secara sayah oleh DPP PKB. Setelah seluruh calon terkumpul, teknis lebih lanjut akan dibicarakan kembali. Sejak diterbitkannya SK DPP PKB, Syaiful Bahri Bahri telah melakukan komunikasi dengan seluruh kelompok-kelompok yang ada di Lumajang. (Red/More)






Artikel
0 komentar:
Posting Komentar