Menurut koordinator musium, Aries Purwantini, kabuapaten lumajang yang selama ini dianggap tidak memiliki peninggalan, ternyata tidak demikian. Para pengunjung sangat kagum, dan heran jika lumajang memiliki peninggalan yang luar biasa. Kegiatan tersebut, juga dimanfaatkan untuk melakukan komunikasi dengan para pengelola musim dari kabupaten yang lain.
Meski hanya musium lumajang hanya musium rakyat, namaun tidak membuat minder para pengelola musium. Sebab, musium rakyat lumajang bisa menampilkan sesuatu yang berbeda dengan kapasitas sebagai musium rakyat.
Dalam pamrean itu, yang menjadi maskot adalah lingga yony altar naga, dan beberapa peninggalan lain. Dari benda yang dibawa, menunjukkan bahwa Lumajang adalah daerah yang dekenal dengan pertaniannya, mulai dulu hingga sekarang.(Yd/red)







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar