Menurut kepala kantor
perpustakaan dan arsip. Kustiati, baru tiga desa yang sudah di SK kan ,
sedangkan sisanya juga segera akan di SK dari rumah baca menjadi perpustakann. 19
desa yang belum ber-SK, masih akan dilakukan pengecekan ulang oleh kantor
perpustakaan dan arsip.
Kondisinya saat ini, kata
kustiati, banyak buku dari bantuan peemrintah, yang sudah hilang. Rata-rata
tiap rumah baca, mendapatkan bantuan buku antara seribu sampai seribu lima
ratus buku. Hilangnya buku itu, akan dilakukan pengecekan ulang.
Ia menambhakan untuk
naik status dari rumah baca menjadi perpustakaan, minimal harus memiliki 15000
buku. Ia melihat, animo masyarakat datang ke perpustakaan mengalami tren
kenaikan. Baik diperpustakaan umum, maupun perpustakaan kecamtan.






Artikel
0 komentar:
Posting Komentar