Sabtu, 16 Februari 2013

LUMAJANG BELUM BEBAS DARI BUTA HURUF




Kawan Gloria, untuk menjadikan  lumajang bebas dari buta huruf, pemrintah terus menggenjot keberadaan pendidikan luar sekolah-PLS. Menurut Kabid PLS dinas pendidikan, Agus eko, pendidkan luar sekolah merupakan pelengkap, penambah dan pembangun bagi masyarakat yang tidak tergarap di dunia pendidikan formal.

Salah satu programnya, adalah program keaksaran fungsional-KF, keaksaraan madiri, untk memberikan pelajaran bagi warga yang belum melek baca dan tulis. Disamping itu, bagai masyrkat yang tidak sekolah SD, SMP, SMA, formal , Pendidkan luar sekolah juga menyiapkan program sekolah kejar paket.
Saat ini, dari data dinas pendidkan, pendidikan luar sekolah masih memiliki sisa garapan, 59 ribu masyarkat Lumajang yang masih belum terbebas dari yang namanya buta aksara. Melihat alokasi anggaran yang diberikan, untuk meberantas sisa tersbut, membutuhkan waktu sampai 10 tahun. Namun, pihaknya terus berupaya agar percepatan Lumajang bebas buta aksara bisa segera terealisasi.

Ditulis Oleh : Unknown

Artikel LUMAJANG BELUM BEBAS DARI BUTA HURUF ini ditulis oleh Unknown pada hari Sabtu, 16 Februari 2013. Terimakasih atas kunjungan Anda pada blog ini. Kritik dan saran tentang LUMAJANG BELUM BEBAS DARI BUTA HURUF dapat Anda sampaikan melalui kotak komentar dibawah ini.

:: Get this widget ! ::

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More