Kawan Gloria, hingga pertengahan Februari 2013, nasib RABD
tahun 2013, tidak jelas kapan akan segera dirampungkan. SEjumlah amsyarakat,
hampirb setiap hari menyuarakan, kritik tajam dan pedas pada eksekutif maupun
legislative, agar segera bangun, untuk membahas kepentingana hajat rakyat Lumajang.
Namun, hal itu, seolah tidak dighubris, karena mereka lebih sibuk mengurusi
hingar binger politik, pencalonan bupati dan wakil bupati. Menurut Warga
Rawakangkung, antara ekskeutif dan legislative, harus ada yang berinisiatip
untuk segera merampungkan RAPBD 2013, agar pembangunan yang didanai APBD bisa
segera berjalan. JIka maish terus
seperti ini, menurut sjeumlah warga, berdampak pada ketidakpercayaan rakyat
pada pajabat eksekutif maupun legislative.
Dihubungi
Kamis siang, anggota badan anggaran DPRD, haji Achmad menyatakan, kalangan DPRD
sudah melakukan rapat internal badan anggaran. Bahkan pimpinan dewan juga sudah
menggelar rapat, yang intinya, SEnin 18 Februari tim anggaran eksekutif, akan
diundang kembali melakukan pembahasan, bersama badan anggaran. Hal itu untuk
menuntaskan pembahasan PPAS, khsuusnya pos anggaran hibah, untuk dana jasmas
pendamping reses. DPRD meminta jatah dana jasmas 700 juta rupiah pertahun
pernaggota dewan, namun tim anggaran tidka sepakat, dan dialokasikan 600 juta
rupiah. Keduianya sama sama bertahan, sehingga belum ada titik temu, yang
kemudian menghambat penuntas PPAS.
Posted in:
0 komentar:
Posting Komentar