Kawan
Gloria, Ibadah segala sesuata yang di lakukan hanya mengharap ridho dari Tuhan YME, dan tidak boleh bercampur
dengan yang lain dan yang dikatakan ibadah adalah, segala perbuatan yang baik.
Tuhan menggaransi bagi orang yang mau mengerjakan ibadah kepadaNya, dengan
balasan yang setimpal yakni walau kita melakukan sebesar dzara atau sebesar
biji sawi, pasti akan di balas. Ibadah itu tidak akan terlihat manfaatnya di
dunia ini, ibadah sama dengan makanan, minuman ataupun bantuan orang lain terhadap kita. Makanan itu tidak akan
berguna waktu kita dalam keadan kenyang tapi, makanan sangat berguna kala kita
merasa kelaparan begitu juga dengan minuman dan bantuan orang, seperti itulah
manfaat beribadah kepada Tuhan. Ibadah kita tidak akan mendatangkan kekayaan
kepada kita dan tidak bisa di lihat manfaatnya di dunia, karena di dunia ini
Tuhan telah menjamin kehidupan kepada semua makhluk ciptaanya yang beribadah atau
yang kaffir kepadaNya.
Sekarang jelas bahwa ibadah tidak bermanfaat di dunia ini tapi, ibadah
itu akan berharga kala kita menglami kematian dan sampai di negeri akhirat
kelak. Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang
Nasrani, dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar
beriman kepadaNya, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala
dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula)
mereka bersedih hati. Begitulah Dia mengganjar nilai ibadah apakah dia itu
nasrani atau yahudi yang penting beriman
dan beramal shaleh. Itulah baru bermanfaat ibadah kalau sudah sampai di
hari pembalasan.






Artikel
0 komentar:
Posting Komentar