Kawan Gloria, menyusul dibukanya pendafatarn calon bupati dan calon wakil bupati oleh KPU kabupaten, mulai 6 februari dan ditutup 12 februar, perhatian sejumlah pejabat dan politisi mulai tertumpu pada tahapan pilkada itu. Apalagi, bupati Masdar dan wakilnya, As’at sebagai incumbent ikut bertarung lagi .
SElain itu, drai lembaga legislative,
ketua DPRD, Agus Wicaksono, juga maju untuk berkomptesi merebut
singgasana buptai Lumajang periode
2013-2018. Kenyataan itu, membuat sejumlah masyarkat makin kuatir, terhadap
nasib pembahasan RAPBD 2013.
Pasalnya
hingga saat ini, pembahasan RAPBD maish belum dilakukan, karena badan anggaran
dan tim anggaran maish berkutat di PPAS. Infiormais drai anggota badan
anggaran DPRD, pembahasan tersendatr, karena belum ada kata sepaka, besaran
anggaran dalam pos dana bantuan hibah berupa jasmas- dana jarring apirasi
masyarakat sebagai pendamping reses. DPRD menilai tahun 2013 sebagia tahun
politik,dana jasmas diajukan 700 juta rupiuah pertahun per anggota dewaN, atau
naik 200 juta rupiah ketimbang tahun 2012. SEdangkan ekskeutif bertahan pada
angka 650 juta rupiah, atau naik 150 juta rupiah dalam APBD 2013.
Masyarakat
berharap, hingar bingar politik pencalonan merebut kusri bupati dna wkail
bupati, tdiak melupakan tanggunag jawab, ekskeutif dan legislative, menuntaskan
pembahasan APBD 2013. Karena dalam anggaran itulah, kepentingan hajat hidup
orang lumajang selama setahun akan diatur.
Keterlambatan pembahasan RAPBD 2013, membuat pemkab harus mengeluarkan
perbup APBD sebagai pedoman mencairkan anggaran, yang bersifat spesifik grand.
Sehingga, gaji pegawai maish bisa terbayar, dan pelayanan umum tetap bsia
berjalan. Hal itu disampaikan kepala dinas pengelola keuangan daerah
–Rochmaniyah
REPORTER : RINI/WAHYU







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar