Kawan Gloria,mahalnya biaya kuliah
di fakultas kedokteran diupayakan untuk dicarikan solusi. Kementrian
Pendidikan Dan Kebudayaan bersama komisi sepuluh DPR saat ini menggodok
rancangan Undang Undang pendidikan kedoteran.RUU Dikdok tersbut antara lain,berisi ketentuan cara menekan biaya tinggi kuliah di fakultas kedokteran.
Mendikbud M.Nuh dilansir Jawa Pos menerangkan,ada beberapa strategi untuk
menekan biaya kuliah kedokteran.
Skenario berikutnya adalah meningkatkan porsi
Mahasiswa calon kedokteran melalui ikatan Dinas. Dengan cara tersebut, siswa
tidak perlu mengeluarkan biaya kuliah mahal karena sudah mendapat subsidi dari
pemkab, pemkot, atau perprov. Upaya peningkatan porsi mahasiswa calon dokter
ikatan Dinas ini, menurut Nuh, bisa menimbulkan efek ganda. Selain menekan
biaya kuliah, cara tersebut bisa mengatasi kekurangan dokter di sejumlah
daerah. Program berikutnya yang diharapkan bisa menekan biaya kuliah adalah
mengintergrasikan fakultas kedokteran dengan lembaga profesi. Sebagaimana
diketahu, Mahasiswa yang lulus fakultas kedokteran, masih perlu menempuh
pendidikan profesi untuk mengambil gelar dokter.
Nuh menyatakan, nanti ada intergrasi
antara fakultas kedokteran dan pendidikan profesi dokter. Jadi, para calon
dokter yang lulus dari fakultas kedokteran langsung menyandang gelar dokter
tanpa perlu menjalani profesi di lembaga lain. Melalui sejumlah strategi
tersebut, Nuh berharap biaya kuliah menjadi dokter bisa ditekan. dengan
demikian, akan semakin banyak dokter baru yang tersebar diseluruh Indonesia.
Selain itu, pemerintah berusaha merombak kurikulum pendidikan kedokteran. Dia
mencontohkan, nanti para dokter umum dibekali kemampuan tindakan operasi atau
pembedahan kecil atau ringan.
0 komentar:
Posting Komentar