Kawan Gloria, puluhan
anggota panwascam dari 21 kecmatan, negluruk kantor pemkab, ingi bertemu dengan
bupati. Kedatangan mereka, ingi meminta kebijkan honorarim anggoata panwacam
dan PPL.agar di tambah dari perbub yang telah diterbitkan oleh bupati.
Menurut kordinator
panwascam,Muhammad Umar dari padang, kedatangganya untuk meminta kebijkan, agar honorarium panwas dan PPL, minimal setara dengan PPK dan PPS. Saat ini
Honor panwascam untuk ketua 500 ribu, anggota 400 ribu, dan PPL hanya 120 ribu
perbulan. Belum lagi harus dipotong pajak penghasilan.
Honor itu, dengan
kinerja panwascam dan PPL yang berat, dirasa kurang manusiawi. Belum lagi, Panwascam dan PPL harus rapat, dan menjadi jujukan aduan bagi tim sukses
pasangan calon. Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, maka panwascam akan
mengadu kepada DPRD. Bila masih mengalami kebuntuan, maka Panwas akan berembuk
untuk melakukan langkah selanjutnya.
Sementar itu, wakil
bupati As’at amlik, saat memenemui puluhan panwascam, menymapikan akan menerima
aspirasi dari para panwscam tersebut. Bupati kata As’at, tidak bisa menemui
karena masih dalam perjalanan dari jakarta. Aspirasi dari panwascam, karena
honor yang diberikan kepada panwascam, turun drastic dari pemilu tahun sebelumnya.
Tim liputan Gloria
melaporkan, kedatangan puluhan panwascam juga dikawal salah seorang komisioner
Panwaslu, Cokro Widodo. Sedangkan dua komisioner yang lainnya. Husbullah Huda, dan Al-mas'udi, tidak terlihat hadir ditengah-tengan para panwascam.
REPORTER : RINI/WAHYU






Artikel
0 komentar:
Posting Komentar