Menurutnya, sejak 18 februari ia beserta 200 lebih kader
Nasdem, menyatakan keluar, karena menganggap tidak bisa melakukan perubahan
pada partai, yang berselogan Restorasi. Ada beberapa alasan, sehingga kader Nasdem
Lumajang keluar dari Lumajang.
Salah
satunya, Nasdem yang dianggap partai yang bisa bekerjasama, akan tetapi ada
sejumlah intimidasi yang dilakukan oleh pengurus Nasdem Jawa Timur. Nasdem juga
dianggap sebagai Partai yang Kultus, padahal harpan kader tidak demikian.
Sementara itu, pindahnya ratusan
kader Nasdem ke Hanura, disambut baik Ketua DPC Hanura Lumajang. Ia juga yakin,
dengan bergabungya sejumlah kader Nasdem ke Hanura, akan menigkatkan
elektabilitas partai Hanura. Logiknanya, semakin banyak kader, maka akan
semakin banyak suara.
REPORTER : RINI/WAHYU






Artikel
0 komentar:
Posting Komentar