Kawan Gloria, upaya
untuk menggenjot produsi padi, mulai membuahkan hasil. Tahun lalu realisasi
produksi Gabah Kering Giling secara nasional, berhasil melampaui target. Yang
menarik, Jawa Timur mampu menjadi jawarah produksi padi, menggeser Jawa Barat
yang selama ini menyandang predikat sebagai, daerah lumbung padi. Kepala Badan
Pusat Statistik Surayamin mengatakan, sepanjang tahun 2012 produksi padi di
Indonesia, menembus angka 69,05 juta ton GKG atau, melampaui target Pemerintah
yang sebesar 67,82 juta ton GKG. Data BPS menunjukkan, pada 2011 produksi padi
tercatat 65,75 juta ton GKG, turun di bandingkan produksi pada 2010, yang
mencapai 66,46 juta ton GKG.
Pada 2010 luas lahan panen padi tercatat
13,25 juta hektar, kemudian menyusut pada 2011 menjadi 13,20 juta hektar, pada
2012 naik menjadi 13,44 juta hektar. Meski luas lahan kalah dengan luar Jawa,
lahan pertanian padi di Jawa lebih produktif menghasilkan lebih banyak padi.
Pada 2012 hasil panen di Jawa mencatat 36,52 juta ton GKG, sedangkan di luar
JAwa 32,51 juta ton GKG. Mulai 2012 Jatim berhasil melengserkan Jabar dari
posisi jawara, penghasil padi terbesar di Indonesia. Pada 2011 Jabar masih
menjadi produsen padi terbesar dengan 11,63 juta ton GKG, mengungguli Jatim
diposisi kedua dengan, produksi 10,57 juta ton GKG. Namun, pada 2012 produksi
Jabar menyusut menjadi 11,27 juta ton GKG, sedangkan produksi Jatim naik
menjadi 12,19 juta ton GKG.
Reporte : Rini / Wahyu







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar