Kawan Gloria,agar tidak terjajadi lagi penyalahgunaan kuota
daging impor, Kementrian perdagangan menyiapkan sistem lelang berbasis
teknologi komputerisasi. Nantinya sistem komputerisasi akan mirip dengan
sistem yang dijalankan bursa efek. Sebelumnya, Menteri koordinator
perekonomian Hatta Rajasa dilansir jawa post mengatakan, bahwa Pemerintahan
menggondok regulasi baru soal penggadaan atau impor sapi. Hatta menegaskan,
bahwa impor daging sapi akan memakai sistem lelang.
Sementar itu, Dirjen perdagangan luar
Negeri Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi mengatakan, sistem lelang
berbasis komputerisasi bakal meminimalkan kecurangan. Saat ini pihaknya tengah
membahas mekanisme sistemnya. Ia menjelaskan, akan sistem Lot seperti yang
diterapkan dibursa efek.
Sistem Lot merupakan kelompok satuan
yang dibuat, sebagai batas minimum pembelian. Dengan penggunaan lot, akan
terlihat penawaran harga dari importer, mulai yang termurah hingga yang
termahal. Mengenai jenis daging yang ditawarkan, bachrul menjelaskan, hanya terbatas
pada daging segar dan sapi bakalan. Sementara itu, sapi pembibitan tidak
termasuk perdagangan. Ketua Asosiasi pengusaha importer daging atau AFPIDI,
Thomas sembiring, nampaknya kurang sependapat dengan sistem lelang yang sedang
di godok Pemerintah. sebab. Jika muncul kasus pada impr daging sapi, yang harus
diperbaiki adalah trasparasinya, bukan sistremnya.
Reporter : Rini / Wahyu







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar