Menurut Kapolres AKBP Susanto, jalannya pilkada yang jujur dan damai, tergantung pada apara penyelenggara Pemilu, yakni KPU dan panwaslu. Pasangan calon berharap agar lembaga penyelenggara itu, bisa berlaku adil dengan tidak hanya menguntungkan satu pasangan calon saja. Aparat keamanan kata kapolres, akan terus berkoordinasi denga dua lembaga penyelenggara itu.
Sementara itu, calon bupati Agus Wicaksono, menyambut baik langkah yang dilakukan aparat keamanan tersebut. Tahapan pilkada sudah dimulai, tentunya koordinasi anatara aparat kemanan dan pasangan calon serta tim suksenya, tentunya harus terus dijalin.
Dalam pertemuan itu, Agus menyampaikan kepada kepolisian, bahwa suksesnya pilkada tergantung dari beberapa faktor. Salah satunya adalah netralitas penyelenggara pemilu, yakni KPU dan Panwaslu. Jika itu bisa dilakukan, maka tidak akan ada gejolak, ditataran tingkat bawah.
Salah contoh yang disampikan, bahwa pasangan calon tidak boleh diuntungkan, dengan kekuasaan yang dimilikinya. Salah satu contohnya, adalah pemasangan bener di lembaga-lembaga pendidikan. Sesuai kesepakatan, mulai 15 april seleuruh bener-bener tersebut sudah harus ditertibkan. (Red/More)







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar