Kawan Gloria, meski banyak mendapatkan tekanan kanan kiri, panwaslu kabupaten Lumajang. akan terus menertibkan bener-bener yang ada di pinggir jalan dan lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan. Hal itu, ditegaskan oleh ketua komisioner panwaslu, Al-Mas'udi, kepada tim liputan Gloria.
Menurtnya, ancaman fisik hingga ancaman pada organisasi panwas, menjelang masuknya masa kampanye banyak masuk kepada panwaslu, dan jajarannya ditingkat kecamatan hingga desa. Mas'udi menyebutkan, adanya ancaman dari tim sukses, bila menertibakan tanda gambar maka akan dipotong tangannya.
Namun bagi panwas ancaman tersebut merupakan hal biasa, dan harga mati bagi panwas untuk menegakkan aturan pemilu. Tak tanggung-tanggung, ancaman disampikan secara langsung, maupun via telepon.
Meski sering mendapatkan ancaman, langkah penetiban tetap dilakukan dengan cara prefentif. Namun, jika tidak di gubris, maka sesuai aturan yang berlaku, masuk dalam tindak pidana pelanggran pemilu.(Yd/red)







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar