Kawan Gloria, Puluhan
Mahasiswa yang tergabung Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang
Lumajang, melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati, dan kator DPRD Lumajang.
Mahasiswa kecewa dengan kinerja dari eksekutif dan legislatif belum
merampungkan Raperda APBD 2013.
Sebelum sampai ke kantor bupati, Mahasiswa melakukan aksi jalan kaki dari kantor PC PMII, dengan membawa keranda, sebagai symbol matinya pemerintah lumajang.
Sebelum sampai ke kantor bupati, Mahasiswa melakukan aksi jalan kaki dari kantor PC PMII, dengan membawa keranda, sebagai symbol matinya pemerintah lumajang.
Menurut Jamal, Ketua PC PMII Lumajang, pihaknya amat kecewa
dengan kinerja eksekutif dan legislatif untuk menyelesaikan APBD 2013, Karena
APBD hanya digunakan sebagai ajang transaksi politik tanpa melihat kepentingan
untuk masyarakat. Mahasiswa juga sangat kecewa, karena buptai tidak mau
menemui secara langsung, dan menerima tuntutan mahasiswa.
PMII Lumajang mendesak pada eksekutif dan legislatif untuk mengesahkan APBD 2013, Buruknya pelayanan masyarakat selama 5 tahun dan tidak adanya pembangunan bukti eksekutif dan legislatif gagal. PMII juga akan terus melakukan pengawlan pada APBD lumajang, baik melalui aksi turun jalan, maupu menyurati kemendagri dan gubernur jawa timur.(Yd/red)
PMII Lumajang mendesak pada eksekutif dan legislatif untuk mengesahkan APBD 2013, Buruknya pelayanan masyarakat selama 5 tahun dan tidak adanya pembangunan bukti eksekutif dan legislatif gagal. PMII juga akan terus melakukan pengawlan pada APBD lumajang, baik melalui aksi turun jalan, maupu menyurati kemendagri dan gubernur jawa timur.(Yd/red)







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar