Kawan Gloria, belum
diselasikannya pembahsan APBD lumajang tahun 2013, memebuat kesal mahasiswa
Lumajang. Pasalnya, akibat kisruh eksekutif dan legislative, pembanguan di
Lumajang, menjadi terganggu. Bila itu dibirakan terus berlarut, maka mahasiswa
meyakini kabupaten Lumajang kan menjadi kabupaten paling tertinggal di provinsi
jawa timur.
Puluhan pergerakan
mahasiswa islam Indonesia-PMII cabang lumajang, akhirnya turun jalan, untuk
menyampaikan uneg-unegnya kepada eksekutif dan legislative, yang dianggap
paling bertanggung jawab pada kasus molornya pembahasan APBD Lumajang.
Mahasiswa menuding,
ekskutif dan legislate dalam menlankan tugasnya terlalu lebay, dengan
mengatakan demi kepentingan masyarakat. Namun pada kenyataannya, hingga kini
PBD yang tunggu masyarakat tidak kunjung kelar.
Dalam orasinya, mahasiswa meminta agar dalam waktu dekat, pembahasan APBD segera rampung, dan
bisa dinikmati oleh rakyat Lumajang. Jika tidak mahasiswa akan kembali turun
jalan, dan akan menggugat dua lembaga Negara itu, yang dinggap menelantarkan
rakyatnya.
Tim liputan Gloria
melaporkan, jalannya aksi demo PMII Lumajang, mendapat pengaman ketat oleh
aparat gabungan, TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas perhunguan. Satu unit mobil
pemadam kebakaran, juga disiagakan di gedung pemkab dan gedung DPRD Lumajang.(Yd/red)







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar