Kawan Gloria, Usai
mendemo kantor Bupati dan membakar keranda, Puluhan Mahasiswa PMII Lumajang
langsung mengeruduk kantor DPRD untuk menanyakan mandeknya pembahasan APBD 2013.
Khawatir tidak ditemui oleh wakil rakyat, seperti yang dilakukan bupati
Lumajang, mahasiswa membawa dua ban
bekas untuk menumpahkan kekecewaan pada lembaga legislative.
Ketua Plt DPRD, Solikin langsung menjelaskan mengenai keterlambatan pembahasan APBD 2013, karena belum selesainya sinkronisasi KUA-PPAS. Bahkan, menurut Solikin, eksekutif tidak menghadiri undangan dari legislatif untuk menyelesaikan lagi melalui surat.
Ketua Plt DPRD, Solikin langsung menjelaskan mengenai keterlambatan pembahasan APBD 2013, karena belum selesainya sinkronisasi KUA-PPAS. Bahkan, menurut Solikin, eksekutif tidak menghadiri undangan dari legislatif untuk menyelesaikan lagi melalui surat.
Ia menambahkan, legislative sudah
mengalah kepada eksekuitf, dengan tidak memasukkan prigram jasmas, yang berasal
dari aspirasi masyarakat. DPRD berjanji kepada mahasiswa, akan menyelesaikan
pembahasan APBD, hingga pertengahan mei 2013. Namun, DPRD memeberikan catatan,
jika eksekutif bisa menghadiri semua undangan yang disampikan legislative.
Solikin juga menyampikan kesiapannya,
jika sampai pertengahann mei APBD belum kelar, lembaganya siap untuk di gugat
secara hukum oleh masyarakat Lumajang.(Yd/red)







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar