Gloria FM Lumajang - greget perjalanan pansus DPRD Kabupaten Lumajang, yang menangani soal
pasir, dituding sejumlah kalangan semakin meredup dan melemah, pasca pemilu
Legislatif. Apalagi masa bhakti anggota DPRD periode 2009 -2014 tinggal
beberapa bulan lagi. Kenyataan itu, membuat sebagian masyarakat pesimis, pansus
pasir yang telah dibentuk DPRD, dengan anggota sepertiga dari 50 anggota dewan,
akan dilanjutkan. Namun sebagian masyarakat, tetap berharap, DPRD yang
telah membentuk pansus, tetap komitmen untuk menuntaskan pembahasannya.
Masyarakat berharap, kalangan DPRD bisa menepati janjinya, untuk memberikan
akhir masa bhakt, dengan baik, dengan menutaskan agenda kegiatan yang telah
ditetapkan. "Kami tetap menunggu hasil pansus di DPRD soal pasir itu. Semoga
DPRD tetap ingat akan pansus pasir", ujar Partono warga Kedungjajang
Lumajang.
Sementara
itu, sebelumnya wakil ketua DPRD Achmad Jauhari, mengaku banyak kendala waktu
dan padatnya kegiatan rutin DPRD, sehingga pansus pasir belum berjalan. Namun,
dirinya tetap menyatakan optimis, persoalan pasir yang akan dibahas di pansus
DPRD, akan bisa terselesaikan. Meskipun diakui, harus berbagi dengan agenda
rutin DPRD, dan kegiatan internal dewan. "Yah, kami atas nama lembaga
mohon maaf pada masyarakat. Karena pansus pasir yang sudah kami bentuk beberapa
bulan yang lalu, belum melakukan tugas. Kendalanya teman-teman sibuk kampanye
PILEG. Kami mohon do'a restu untuk menuntaskan pansus pasir disela-sela
kegiatan dewan. Kami ingin mengakhiri masa bakti di dewan dengan khusnul
khotimah", terang Jauhari.(rin)







Artikel
0 komentar:
Posting Komentar